The Experts below are selected from a list of 1308 Experts worldwide ranked by ideXlab platform

Angki Dwi Saptani - One of the best experts on this subject based on the ideXlab platform.

  • perbandingan metode pergeseran rata rata pergeseran logaritma dan Alpha Blending dalam proses metamorfosis dari dua gambar dijital
    Electrical Engineering Journal, 2012
    Co-Authors: Aan Darmawan, Angki Dwi Saptani
    Abstract:

    Dalam pembuatan sebuah film, ada banyak spesial efek yang ditambahkan ke dalam sebuah film untuk menghasilkan suatu film yang lebih bagus. Salah satu spesial efek yang digunakan adalah morphing , yaitu suatu efek yang menunjukkan suatu objek diubah perlahan–lahan menjadi objek lain. Sebelum digunakannya komputer, pada pembuatannya efek ini dilakukan dengan cara yang tradisional dengan waktu yang cukup lama dan hasil yang kurang memuaskan. Tulisan ini membahas realisasi pembuatan efek morphing dengan menggunakan Visual Basic 6.0 untuk beberapa metode. Metode yang digunakan dalam pembuatan metamorfosis ini adalah metode pergeseran rata – rata, metode pergeseran logaritma, dan metode Alpha Blending. Hasil pengujian perancangan perangkat lunak ini menunjukkan bahwa dari metode–metode tersebut yang memiliki hasil yang disukai oleh responden adalah teknik pergeseran rata–rata. Kata kunci: morphing, Alpha Blending, pergeseran rata-rata, pergeseran logaritma

  • perbandingan metode pergeseran rata rata pergeseran logaritma dan Alpha Blending dalam proses metamorfosis dari dua gambar dijital
    Maranatha Electrical Engineering Journal, 2010
    Co-Authors: Aan Darmawan, Angki Dwi Saptani
    Abstract:

    Dalam pembuatan sebuah film, ada banyak spesial efek yang ditambahkan ke dalam sebuah film untuk menghasilkan suatu film yang lebih bagus. Salah satu spesial efek yangdigunakan adalah morphing, yaitu suatu efek yang menunjukkan suatu objek diubah perlahannlahan menjadi objek lain. Sebelum digunakannya komputer, pada pembuatannya efek ini dilakukan dengan cara yang tradisional dengan waktu yang cukup lama dan hasil yang kurangmemuaskan. Tulisan ini membahas realisasi pembuatan efek morphing dengan menggunakan Visual Basic 6.0 untuk beberapa metode. Metode yang digunakan dalam pembuatanmetamorfosis ini adalah metode pergeseran rata n rata, metode pergeseran logaritma, dan metode Alpha Blending. Hasil pengujian perancangan perangkat lunak ini menunjukkan bahwa dari metodenmetode tersebut yang memiliki hasil yang disukai oleh responden adalah teknik pergeseran ratanrata.

Aan Darmawan - One of the best experts on this subject based on the ideXlab platform.

  • perbandingan metode pergeseran rata rata pergeseran logaritma dan Alpha Blending dalam proses metamorfosis dari dua gambar dijital
    Electrical Engineering Journal, 2012
    Co-Authors: Aan Darmawan, Angki Dwi Saptani
    Abstract:

    Dalam pembuatan sebuah film, ada banyak spesial efek yang ditambahkan ke dalam sebuah film untuk menghasilkan suatu film yang lebih bagus. Salah satu spesial efek yang digunakan adalah morphing , yaitu suatu efek yang menunjukkan suatu objek diubah perlahan–lahan menjadi objek lain. Sebelum digunakannya komputer, pada pembuatannya efek ini dilakukan dengan cara yang tradisional dengan waktu yang cukup lama dan hasil yang kurang memuaskan. Tulisan ini membahas realisasi pembuatan efek morphing dengan menggunakan Visual Basic 6.0 untuk beberapa metode. Metode yang digunakan dalam pembuatan metamorfosis ini adalah metode pergeseran rata – rata, metode pergeseran logaritma, dan metode Alpha Blending. Hasil pengujian perancangan perangkat lunak ini menunjukkan bahwa dari metode–metode tersebut yang memiliki hasil yang disukai oleh responden adalah teknik pergeseran rata–rata. Kata kunci: morphing, Alpha Blending, pergeseran rata-rata, pergeseran logaritma

  • perbandingan metode pergeseran rata rata pergeseran logaritma dan Alpha Blending dalam proses metamorfosis dari dua gambar dijital
    Maranatha Electrical Engineering Journal, 2010
    Co-Authors: Aan Darmawan, Angki Dwi Saptani
    Abstract:

    Dalam pembuatan sebuah film, ada banyak spesial efek yang ditambahkan ke dalam sebuah film untuk menghasilkan suatu film yang lebih bagus. Salah satu spesial efek yangdigunakan adalah morphing, yaitu suatu efek yang menunjukkan suatu objek diubah perlahannlahan menjadi objek lain. Sebelum digunakannya komputer, pada pembuatannya efek ini dilakukan dengan cara yang tradisional dengan waktu yang cukup lama dan hasil yang kurangmemuaskan. Tulisan ini membahas realisasi pembuatan efek morphing dengan menggunakan Visual Basic 6.0 untuk beberapa metode. Metode yang digunakan dalam pembuatanmetamorfosis ini adalah metode pergeseran rata n rata, metode pergeseran logaritma, dan metode Alpha Blending. Hasil pengujian perancangan perangkat lunak ini menunjukkan bahwa dari metodenmetode tersebut yang memiliki hasil yang disukai oleh responden adalah teknik pergeseran ratanrata.

Karthik Vaidyanathan - One of the best experts on this subject based on the ideXlab platform.

  • Multi-layer Alpha Blending
    Proceedings of the 18th meeting of the ACM SIGGRAPH Symposium on Interactive 3D Graphics and Games - I3D '14, 2014
    Co-Authors: Massimo Salvi, Karthik Vaidyanathan
    Abstract:

    We introduce multi-layer Alpha Blending, a novel solution to real-time order-independent transparency that operates in a single rendering pass and in bounded memory. The main contribution of our method is a new scalable approximation for the compositing equation that makes possible to easily trade off better image quality for more memory and lower performance. We demonstrate improved image quality and performance over previously published methods, while also reducing memory requirements.

Chris Wyman - One of the best experts on this subject based on the ideXlab platform.

  • stochastic layered Alpha Blending
    International Conference on Computer Graphics and Interactive Techniques, 2016
    Co-Authors: Chris Wyman
    Abstract:

    Researchers have long sought efficient techniques for order-independent transparency (OIT) in a rasterization pipeline, to avoid sorting geometry prior to render. Techniques like A-buffers, k-buffers, stochastic transparency, hybrid transparency, adaptive transparency, and multi-layer Alpha Blending all approach the problem slightly differently with different tradeoffs. These OIT algorithms have many similarities, and our investigations allowed us to construct a continuum on which they lie. During this categorization, we identified various new algorithms including stochastic layered Alpha Blending (SLAB), which combines stochastic transparency's consistent and (optionally) unbiased convergence with the smaller memory footprint of k-buffers. Our approach can be seen as a stratified sampling technique for stochastic transparency, generating quality better than 32 x samples per pixel for roughly the cost and memory of 8 x stochastic samples. As with stochastic transparency, we can exchange noise for added bias; our algorithm provides an explicit parameter to trade noise for bias. At one end, this parameter gives results identical to stochastic transparency. On the other end, the results are identical to k-buffering.

Massimo Salvi - One of the best experts on this subject based on the ideXlab platform.

  • Multi-layer Alpha Blending
    Proceedings of the 18th meeting of the ACM SIGGRAPH Symposium on Interactive 3D Graphics and Games - I3D '14, 2014
    Co-Authors: Massimo Salvi, Karthik Vaidyanathan
    Abstract:

    We introduce multi-layer Alpha Blending, a novel solution to real-time order-independent transparency that operates in a single rendering pass and in bounded memory. The main contribution of our method is a new scalable approximation for the compositing equation that makes possible to easily trade off better image quality for more memory and lower performance. We demonstrate improved image quality and performance over previously published methods, while also reducing memory requirements.