The Experts below are selected from a list of 2229 Experts worldwide ranked by ideXlab platform
Wahyudi Fajar - One of the best experts on this subject based on the ideXlab platform.
-
Pengaruh Perubahan Sudut Camshaft (LSA) Terhadap Daya dan Emisi Gas Buang pada Sepeda Motor Yamaha Jupiter Z 110 CC
SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2019Co-Authors: Wahyudi FajarAbstract:ABSTRAK Wahyudi, Fajar. 2019. Pengaruh Perubahan Sudut Camshaft (LSA) Terhadap Daya dan Emisi Gas Buang pada Sepeda Motor Yamaha Jupiter Z 110 CC. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Paryono, S.T., M.T., (II) Fuad Indra Kusuma, S.Pd. M.Pd. Kata Kunci: Sudut Camshaft, Daya Mesin, Emisi Gas Buang Perkembangan industri otomotif sangatlah cepat dengan disertai jumlah kendaraan bermotor yang setiap tahun meningkat. Disamping dengan perkembangan industri otomotif tentunya memodifikasi kendaraan roda dua pun cukup banyak diminati. Salah satunya dengan merubah sudut Camshaft yang bertujuan menghasilkan performa mesin yang optimal. Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui pengaruh perubahan sudut Camshaft (LSA) terhadap daya pada sepeda motor Yamaha Jupiter Z 110 cc, (2) Untuk mengetahui pengaruh perubahan sudut Camshaft (LSA) terhadap emisi gas buang CO pada sepeda motor Yamaha Jupiter Z 110 cc, Untuk mengetahui pengaruh perubahan sudut Camshaft (LSA) terhadap emisi gas buang HC pada sepeda motor Yamaha Jupiter Z 110 cc. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Quast Experiment. Dimana variabel bebasnya adalah variasi sudut Camshaft (LSA), yaitu LSA 1040 (standart), LSA 1020 dan LSA 1060. Data yang diambil mulai dari 3000 rpm hingga 8000 rpm dengan kenaikan 500 rpm. Kemudian statistic parametric dengan menggunakan metode Paired t test digunakan untuk menganalisis data yang dibantu oleh SPSS 20 for windows. Berdasarkan data pengujian daya terbesar terdapat pada Camshaft dengan sudut LSA 1060 dengan daya maksimum 9,18 Hp dan daya minimum 3,16 Hp. Peningkatan kadar emisi gas buang CO terbesar terjadi pada Camshaft dengan sudut LSA 1040 dengan peningkatan 0,04% vol. Di sisi lain, kadar emisi gas buang HC terbesar terjadi pada Camshaft dengan sudut LSA 1060 dengan peningkatan sebesar 9,2 ppm vol. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan daya yang signifikan dengan penggunaan variasi sudut Camshaft LSA 1040 (standart), LSA 1020 dan LSA 1060. Sedangkan pada pengujian emisi gas buang CO dan HC perbedaan yang signifikan penggunaan variasi sudut Camshaft LSA 1040 (standart), LSA 1020 dan LSA 1060
Fajar Wahyudi - One of the best experts on this subject based on the ideXlab platform.
-
Pengaruh Perubahan Sudut Camshaft (LSA) Terhadap Daya dan Emisi Gas Buang pada Sepeda Motor Yamaha Jupiter Z 110 CC
SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2019Co-Authors: Fajar WahyudiAbstract:Perkembangan industri otomotif sangatlah cepat dengan disertai jumlah kendaraan bermotor yang setiap tahun meningkat. Disamping dengan perkembangan industri otomotif tentunya memodifikasi kendaraan roda dua pun cukup banyak diminati. Salah satunya dengan merubah sudut Camshaft yang bertujuan menghasilkan performa mesin yang optimal. Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui pengaruh perubahan sudut Camshaft (LSA) terhadap daya pada sepeda motor Yamaha Jupiter Z 110 cc, (2) Untuk mengetahui pengaruh perubahan sudut Camshaft (LSA) terhadap emisi gas buang CO pada sepeda motor Yamaha Jupiter Z 110 cc, Untuk mengetahui pengaruh perubahan sudut Camshaft (LSA) terhadap emisi gas buang HC pada sepeda motor Yamaha Jupiter Z 110 cc. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Quast Experiment. Dimana variabel bebasnya adalah variasi sudut Camshaft (LSA), yaitu LSA 1040 (standart), LSA 1020 dan LSA 1060. Data yang diambil mulai dari 3000 rpm hingga 8000 rpm dengan kenaikan 500 rpm. Kemudian statistic parametric dengan menggunakan metode Paired t test digunakan untuk menganalisis data yang dibantu oleh SPSS 20 for windows. Berdasarkan data pengujian daya terbesar terdapat pada Camshaft dengan sudut LSA 1060 dengan daya maksimum 9,18 Hp dan daya minimum 3,16 Hp. Peningkatan kadar emisi gas buang CO terbesar terjadi pada Camshaft dengan sudut LSA 1040 dengan peningkatan 0,04% vol. Di sisi lain, kadar emisi gas buang HC terbesar terjadi pada Camshaft dengan sudut LSA 1060 dengan peningkatan sebesar 9,2 ppm vol. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan daya yang signifikan dengan penggunaan variasi sudut Camshaft LSA 1040 (standart), LSA 1020 dan LSA 1060. Sedangkan pada pengujian emisi gas buang CO dan HC perbedaan yang signifikan penggunaan variasi sudut Camshaft LSA 1040 (standart), LSA 1020 dan LSA 1060
Wahyu Rofiul Amin - One of the best experts on this subject based on the ideXlab platform.
-
PENGARUH PERUBAHAN SUDUT Camshaft (LSA) TERHADAP DAYA DAN KONSUMSI BAHAN BAKAR PADA MOTOR 4 TAK 110 CC
SKRIPSI Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2017Co-Authors: Wahyu Rofiul AminAbstract:ABSTRAKAmin, Wahyu Rofiul. 2016. Pengaruh Perubahan Sudut Camshaft (LSA) Terhadap Daya dan Konsumsi Bahan Bakar pada Motor 4 tak 110 CC. Skripsi, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Partono M.Pd., (2) Dr. Hj. Widiyanti, M.Pd.Kata Kunci: sudut Camshaft (LSA), daya motor, konsumsi bahan bakarDari data AISI terbaru diperoleh data sebanyak 5,790,096 unit sepeda motor terjual pada Januari-September 2013, dan pada Januari-September 2014 sebanyak 6,046,344 unit. Dari total penjualan tahun 2014 kalau dirinci lagi berdasarkan area atau wilayah maka didapatkan 5 area penyumbang terbanyak periode Januari-September 2014 yaitu: Jawa Timur sebanyak 1,033,925 unit (17.1%), Jawa Barat sebanyak 1,009,945 unit (16.7%), DKI Jakarta sebanyak 858,581 unit (14.2%), Jawa Tengah 646,959 unit (10.7%), Sumatra Utara 344,641 (5.7%).Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, bentuk rancangan yang digunakan dalam penelitian eksperimental ini adalah post test only design. Penelitian ini menggunakan tiga buah Camshaft, yaitu Camshaft standart, Sudut Camshaft dengan LSA 105°, dan Camshaft dengan LSA 106°. Camshaft diuji menggunakan dynotest untuk mengetahui daya yang dihasilkan masing-masing Camshaft dan diukur seberapa besar konsumsi bahan bakar dari masing-masing Camshaft.Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan bahwa semakin besar sudut Camshaft maka semakin besar pula daya yang dihasilkan dan konsumsi bahan bakar juga semakin banyak. Dapat dilihat untuk sudut chamshaf standart menghasilkan daya 8.132 HP di 7,000 Rpm, Camshaft dengan LSA 105° menghasilkan daya sebesar 8.297 HP di 8,250 Rpm, dan Camshaft dengan LSA 106° menghasilkan daya sebesar 9.009 HP di 8,000 Rpm. Konsumsi bahan bakar dari ketiga Camshaft berbeda tetapi tidak signifikan, dapat dilihat untuk Camshaft standart untuk menghabiskan 10 ml bahan bakar memerlukan waktu 19.39 detik di 1,500 Rpm dan 5.35 detik di 5,000 Rpm, Camshaft LSA 105° memerlukan waktu 17.67 detik di 1,500 Rpm dan 5.10 detik di 5,000 Rpm, Camshaft LSA 106° memerlukan waktu 18.18 detik di 1,500 Rpm dan 4.78 detik di 5,000 Rpm.Hasil penelitian dapat digunakan sebagai referensi bagi mahasiswa atau pihak lain yang akan melakukan penelitian lebih dalam mengenai perubahan sudut Camshaft (LSA) . Untuk peneliti selanjutnya, bisa melakukan pengujian emisi gas buang, agar dapat diketahui apakah hasil pembakaran dalam kategori bagus apa kurang bagus dan dapat menambahkan perubahan pada tinggi lift Camshaft sehingga dapat diketahui apakah ada kesamaan antara sudut Camshaft dan tinggi lift.
Edy Supriyanto - One of the best experts on this subject based on the ideXlab platform.
-
IDENTIFIKASI TERKIKISNYA Camshaft TERHADAP KERJA DIESEL ENGINE GENERATOR DI KAPAL MT. SAPTA SAMUDRA
2019Co-Authors: Edy SupriyantoAbstract:ABSTRAK Edy Supriyanto, 2019, NIT: 51145471 T, “Identifikasi Terkikisnya Camshaft Terhadap Kerja Diesel engine Generator Di Kapal MT. Sapta Samudra”, Program Studi Teknika, Program Diploma IV, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: H. Rahyono, SPI., M.M, M.Mar.E, Pembimbing II: Tony Santiko, S.ST., M.Si Dalam rangka perawatan dan overhaul yang dilakukan apabila sebuah mesin telah mencapai batas running hours maka diperlukan persiapan spare part sesuai intruksi manual book untuk mengganti bagian-bagian mesin yang harus diganti agar dapat menunjang kelancaran dari overhaul agar tidak terjadi kerusakan yang terjadi setelah mesein diesel engine generator di overhaul, terutama Camshaft yang sistem kerjanya terus menerus menerima gesekan dan tekanan selama mesin beroperasi maka perawatan penanganan harus lebih ditingkatkan demi kelancaran kerja mesin diesel engine generator, apabila terjadi kelalean atau melakukan pergantian spare part tidak sesuai manual book saat melakukan overhaul maka akibat yang timbul adalah seperti terkikisnya Camshaft Dalam hal ini peneliti menggunakan metode SHEL untuk memetakan masalah dan menggunakan metode USG untuk pembahasan. Teknik pengumpulan data berupa pendekatan terhadap obyek melalui observasi, wawancara serta studi pustaka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang menyebabkan terkikisnya Camshaft diesel engine generator , apa dampak yang ditimbulkan dari faktor terkikisnya Camshaft diesel engine generator dan apa upaya yang dilakukan untuk mengatasi faktor terkikisnya Camshaft diesel engine generator Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa penyebab terkikisnya Camshaft pada diesel engine generator adalah overhaul yang tidak sesuai dengan repaire manual book, kualitas bahan Camshaft, kualitas pelumasan kurang sempurna dan kurangnya pengetahuan. Hal tersebut berdampak pada terkikisnya Camshaft diesel engine genetaror dan upaya yang dilakukan untuk menghindari terjadin terkikisnya Camshaft diesel engine generator adalah dengan melakukan pemahaman repair manual book dengan baik, bahan Camshaft harus sesuai manual book, melakukan perawatan berskala terhadap LO. Cooler, memberikan latihan dan ujian serta melakukan familiarisasi dengan baik terhadap permesinan di atas kapal ABSTRACT Edy Supriyanto, 2019, NIT: 51145471 T, "Identification of the Camshaft Erosion of Diesel engine Generator Work on MT Ships. Sapta Samudra ", Technical Study Program, Diploma IV Program, Semarang Shipping Science Polytechnic, Supervisor I: H. Rahyono, SPI., M.M, M.Mar.E, Supervisor II: Tony Santiko, S.ST., M.Sc In the context of maintenance and overhaul if a machine has reached the running hours limit, it is necessary to prepare spare parts according to the manual book instructions to replace engine parts that must be replaced in order to support the smooth running of the overhaul so that no damage occurs after the diesel engine generator in overhauls, especially the Camshaft whose working system continues to receive friction and pressure as long as the engine is operating, treatment handling must be improved for the smooth operation of the diesel engine generator, if there is negligence or changing spare parts not according to the manual book when overhauling the consequences is like eroding the Camshaft In this case the researcher used the SHEL method to map problems and use the ultrasound method for discussion. Data collection techniques in the form of approaches to objects through observation, interviews and literature. The purpose of this study was to find out what factors caused the erosion of the Camshaft diesel engine generator, what impact caused by the erosion of the diesel engine generator Camshaft and what efforts were made to overcome the erosion of the Camshaft diesel engine generator Based on the results of this study, it was concluded that the cause of the erosion of the Camshaft on diesel engine generators was an overhaul that was not in accordance with the manual book repaire, the quality of the Camshaft material, poor lubrication quality and lack of knowledge. This has an impact on the erosion of the genetaror diesel engine Camshaft and the efforts made to avoid the erosion of the Camshaft diesel engine generator are to understand the manual repair book properly, the Camshaft material must be in accordance with the manual book, carry out scale maintenance on the LO. Cooler, provide training and examinations and familiarize well with machinery on boar
-
Pengaruh terkikisnya Camshaft terhadap kerja diesel generator di kapal MT. Sapta Samudra
2019Co-Authors: Edy SupriyantoAbstract:Dalam rangka perawatan dan overhaul yang dilakukan apabila sebuah mesin telah mencapai batas running hours maka diperlukan persiapan spare part sesuai intruksi manual book untuk mengganti bagian-bagian mesin yang harus diganti agar dapat menunjang kelancaran dari overhaul agar tidak terjadi kerusakan yang terjadi setelah mesein diesel engine generator di overhaul, terutama Camshaft yang sistem kerjanya terus menerus menerima gesekan dan tekanan selama mesin beroperasi maka perawatan penanganan harus lebih ditingkatkan demi kelancaran kerja mesin diesel engine generator, apabila terjadi kelalean atau melakukan pergantian spare part tidak sesuai manual book saat melakukan overhaul maka akibat yang timbul adalah seperti terkikisnya Camshaft Dalam hal ini peneliti menggunakan metode SHEL untuk memetakan masalah dan menggunakan metode USG untuk pembahasan. Teknik pengumpulan data berupa pendekatan terhadap obyek melalui observasi, wawancara serta studi pustaka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang menyebabkan terkikisnya Camshaft diesel engine generator , apa dampak yang ditimbulkan dari faktor terkikisnya Camshaft diesel engine generator dan apa upaya yang dilakukan untuk mengatasi faktor terkikisnya Camshaft diesel engine generato
Rijanto Achmad/0703057001 - One of the best experts on this subject based on the ideXlab platform.
-
Analisis perbandingan Camshaft standar dan mofifikasi terhadap daya dan torsi pada sepedah motor honda beat 2012
2021Co-Authors: Syarifuddin, Mukhamad Arief 51704070017, Luthfi Lukmanul Hakim, Hakim Lukmanul Luthfi, Rijanto Achmad/0703057001Abstract:Analisis Perbandingan Camshaft standart dan modifikasi terhadap daya dan torsi pada sepeda motor honda beat 2012 Mukhamad Arief Syarifuddin program studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit (UNIM) Pembimbing I : Achmad Rijanto, ST., MT. Pembimbing II : luthfi hakim S. Pd, M.T ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh penggunaan Camshaft standar dan modifikasi terhadap daya dan torsi sepeda motor honda beat 2012. Pada kinerja sebuah kendaran bermotor terpengaruh dari beragam hal, misalnya penggunaan tipe Camshaft . Camshaft sendiri adalah alat yang berbentuk tabung yang berguna untuk membuka dan menutup katup valve sesuai dengan urutan pengapian. pada beberapa kendaraan 2 tak maupun 4 tak memiliki penghubung antara noken as dan klep yang dinamakan rocker arm. Dalam penelitian ini ada dua parameter yang akan diuji yaitu daya dan torsi pada motor Honda beat tahun 2012 . Pengujian dilakukan secara bergantian untuk masing-masing chamshaft dengan variasi putaran mesin 6000 - 8000 rpm untuk pengujian daya dan torsi sedangkan pada Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya maksimum yang diperoleh dari pengujian noken as standart 7,12Hp pada putaran mesin 7244 rpm dan Torsi tertinggi yang dihasilkan dari pengujian menggunakan dynotest yaitu pada noken as standart 6,82N.m pada putaran mesin 7244 rpm sedangkan pada penggunaan noken as modifikasi torsi tertinggi yang didapat yaitu 9,66 Nm pada putaran mesin 6666 rpm dan daya maksimal noken as modifikasi didapat 9,25 HP pada putaran mesin 6666 rpm. Pada pengujian noken as standart dan modifikasi,dapat diketahui bahwa bahan noken as modifikasi cenderung lebih bagus dibandingkan dengan noken as standart . Kata Kunci : Arm ,Catheters ,Torso ,Fenofibrat
-
Pengaruh Penambahan Ketinggian Lift Camshaft Terhadap Daya Pada Honda GL
2020Co-Authors: Setiabudi, Wahyu 51604070033, Rijanto Achmad/0703057001, Puspa Luthfia/0716098802Abstract:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan pengaruh penggunaan Camshaft dengan menambahkan variasi tinggi lift yang berbeda beda terhadap unjuk kerja motor bensin empat langka. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksprimental dengan memvariasikan Camshaft standar dan Camshaft modifikasi tinggi lift, dengan variasi tinggi lift dari 0,5mm, 1mm, 1,5mm, 2mm dilakukan pengujian dengan menggunakan mesin dynamometer (dynotest) untuk mengukur daya dan torsi, tabung burret dan stopwatch mengukur konsumsi bahan bakar, busur derajat dan dial indikator untuk melihat bukaan tinggi klep dan durasi kle