The Experts below are selected from a list of 324 Experts worldwide ranked by ideXlab platform

Selfiana Selfiana - One of the best experts on this subject based on the ideXlab platform.

  • Proses Menangani Surat Masuk Pada Bagian Sekretariat Di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cibitung
    Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani, 2017
    Co-Authors: Agusfina Agusfina, Selfiana Selfiana
    Abstract:

    Abstrak: Surat adaah alat komunikasi penyampaian informasi secara tertulis dari satu pihak ke pihak lain. Surat yang berasal dari eksternal yaitu surat yang berasal dari Kantor Wilayah DJP Jawa Barat II. Proses menangani surat masuk eksternal yaitu surat perihal penerusan surat Kepala KPP Batam Utara No. S-6170/WPJ.02/KP.08/2015 himbauan konfirmasi kebenaran atas transaksi penyerahan BKP/JKP ke kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Batam dan surat permintaan daftar usulan peserta leadership development program tahap pertama menerima surat, membuka amplop, menyortir, mencatat yaitu merekam surat, menyerahkan, dan menyimpan di ordner ke dalam lemari arsip. Surat masuk yang berasal dari internal yaitu Nota Dinas dari Kepala Seksi Pemeriksaan dan Kepala Seksi Waskon III. Proses menangani surat masuk internal yaitu nota dinas perihal pembahasan perhitungan Wajib Pajak sesuai INS-04/PJ/2015, dan Nota Dinas dengan perihal permohonan nomor sekuen untuk proses pencetakan KEP pembetulan STP tahap pertama menerima, menyerahkan, sekretaris tidak melakukan pencatatan, mengarsipkan, men-scan, sekretaris tidak mendistribusi nota dinas, dan menyimpan nota dinas di lemari arsip. Kata kunci: Surat, diterima, disortir, dicatat, menyerahkan, disimpan. Abstract: Mail is a communication tool to deliver information in writing from one party to another party. Incoming mail from the external is a letter from the Regional Office DGT West Java II. Process external handle incoming mail is a letter concerning the forwarding letter head of local North Batam No. S-6170 / WPJ.02 / KP.08 / 2015 call for confirmation of the truth on delivery transactions BKP / JKP to a free trade zone and free port of Batam and a request letter proposed list of participants leadership development program's first phase received a letter, opening envelopes, sorting, noting namely record mail, deliver, and store in ordner into a Filing Cabinet. Incoming mail that comes from an internal memorandum that the Office of Inspection Section Chief and Section Head Waskon III. The process of handling incoming mail ie internal memos regarding the discussion of the calculation of the taxpayer in accordance INS-04 / PJ / 2015, and the Memorandum of Office with the subject application for number sequences for the printing process KEP rectification STP first stage receives, delivers, the secretary did not record, archive, download -scan, the secretary did not distribute memos and store memos in the file Cabinet. Keywords: Letter, received, sorted, recorded, surrender, stored

  • Proses Menangani Surat Masuk pada Bagian Sekretariat di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cibitung
    2016
    Co-Authors: Agusfina Agusfina, Selfiana Selfiana
    Abstract:

    Mail is a communication tool to deliver information in writing from one party to another party. Incoming mail from the external is a letter from the Regional Office DGT West Java II. Process external handle incoming mail is a letter concerning the forwarding letter head of local North Batam No. S-6170 / WPJ.02 / KP.08 / 2015 call for confirmation of the truth on delivery transactions BKP / JKP to a free trade zone and free port of Batam and a request letter proposed list of participants leadership development program's first phase received a letter, opening envelopes, sorting, noting namely record mail, deliver, and store in ordner into a Filing Cabinet. Incoming mail that comes from an internal memorandum that the Office of Inspection Section Chief and Section Head Waskon III. The process of handling incoming mail ie internal memos regarding the discussion of the calculation of the taxpayer in accordance INS-04 / PJ / 2015, and the Memorandum of Office with the subject application for number sequences for the printing process KEP rectification STP first stage receives, delivers, the secretary did not record, archive, download -scan, the secretary did not distribute memos and store memos in the file Cabinet. Keywords: Letter, received, sorted, recorded, surrender, stored.

Agusfina Agusfina - One of the best experts on this subject based on the ideXlab platform.

  • Proses Menangani Surat Masuk Pada Bagian Sekretariat Di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cibitung
    Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani, 2017
    Co-Authors: Agusfina Agusfina, Selfiana Selfiana
    Abstract:

    Abstrak: Surat adaah alat komunikasi penyampaian informasi secara tertulis dari satu pihak ke pihak lain. Surat yang berasal dari eksternal yaitu surat yang berasal dari Kantor Wilayah DJP Jawa Barat II. Proses menangani surat masuk eksternal yaitu surat perihal penerusan surat Kepala KPP Batam Utara No. S-6170/WPJ.02/KP.08/2015 himbauan konfirmasi kebenaran atas transaksi penyerahan BKP/JKP ke kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Batam dan surat permintaan daftar usulan peserta leadership development program tahap pertama menerima surat, membuka amplop, menyortir, mencatat yaitu merekam surat, menyerahkan, dan menyimpan di ordner ke dalam lemari arsip. Surat masuk yang berasal dari internal yaitu Nota Dinas dari Kepala Seksi Pemeriksaan dan Kepala Seksi Waskon III. Proses menangani surat masuk internal yaitu nota dinas perihal pembahasan perhitungan Wajib Pajak sesuai INS-04/PJ/2015, dan Nota Dinas dengan perihal permohonan nomor sekuen untuk proses pencetakan KEP pembetulan STP tahap pertama menerima, menyerahkan, sekretaris tidak melakukan pencatatan, mengarsipkan, men-scan, sekretaris tidak mendistribusi nota dinas, dan menyimpan nota dinas di lemari arsip. Kata kunci: Surat, diterima, disortir, dicatat, menyerahkan, disimpan. Abstract: Mail is a communication tool to deliver information in writing from one party to another party. Incoming mail from the external is a letter from the Regional Office DGT West Java II. Process external handle incoming mail is a letter concerning the forwarding letter head of local North Batam No. S-6170 / WPJ.02 / KP.08 / 2015 call for confirmation of the truth on delivery transactions BKP / JKP to a free trade zone and free port of Batam and a request letter proposed list of participants leadership development program's first phase received a letter, opening envelopes, sorting, noting namely record mail, deliver, and store in ordner into a Filing Cabinet. Incoming mail that comes from an internal memorandum that the Office of Inspection Section Chief and Section Head Waskon III. The process of handling incoming mail ie internal memos regarding the discussion of the calculation of the taxpayer in accordance INS-04 / PJ / 2015, and the Memorandum of Office with the subject application for number sequences for the printing process KEP rectification STP first stage receives, delivers, the secretary did not record, archive, download -scan, the secretary did not distribute memos and store memos in the file Cabinet. Keywords: Letter, received, sorted, recorded, surrender, stored

  • Proses Menangani Surat Masuk pada Bagian Sekretariat di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cibitung
    2016
    Co-Authors: Agusfina Agusfina, Selfiana Selfiana
    Abstract:

    Mail is a communication tool to deliver information in writing from one party to another party. Incoming mail from the external is a letter from the Regional Office DGT West Java II. Process external handle incoming mail is a letter concerning the forwarding letter head of local North Batam No. S-6170 / WPJ.02 / KP.08 / 2015 call for confirmation of the truth on delivery transactions BKP / JKP to a free trade zone and free port of Batam and a request letter proposed list of participants leadership development program's first phase received a letter, opening envelopes, sorting, noting namely record mail, deliver, and store in ordner into a Filing Cabinet. Incoming mail that comes from an internal memorandum that the Office of Inspection Section Chief and Section Head Waskon III. The process of handling incoming mail ie internal memos regarding the discussion of the calculation of the taxpayer in accordance INS-04 / PJ / 2015, and the Memorandum of Office with the subject application for number sequences for the printing process KEP rectification STP first stage receives, delivers, the secretary did not record, archive, download -scan, the secretary did not distribute memos and store memos in the file Cabinet. Keywords: Letter, received, sorted, recorded, surrender, stored.

Arif Subekti - One of the best experts on this subject based on the ideXlab platform.

  • PENGELOLAAN SURAT MASUK DAN SURAT KELUAR DI JOGJATRONIK MALL YOGYAKARTA
    2015
    Co-Authors: Arif Subekti
    Abstract:

    PENGELOLAAN SURAT MASUK DAN SURAT KELUAR DI JOGJATRONIK MALL YOGYAKARTA Oleh : Arif Subekti NIM. 10402244012 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengelolaan Surat Masuk dan Surat Keluar di Jogjatronik Mall Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian dilaksanakan di Jogjatronik Mall Yogyakarta Jalan Brigjen Katamso No 75-77 Yogyakarta. Informan penelitian terdiri dari informan kunci yaitu Kepala Corporate Secretary unit kerja Corporate Secretary serta informan pendukung yaitu Sekretaris Direksi dan Resepsionis di unit kerja Corporate Secretary. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan analisis dokumen. Teknik analisis data yang digunakan dengan analisis model interaktif, adapun langkah-langkah dengan model ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengelolaan surat masuk dan surat keluar di Jogjatronik Mall Yogyakarta belum dilaksanakan secara optimal disebabkan oleh : (1) Petugas tidak menyortir surat masuk berdasarkan klasifikasi surat biasa maupun penting,(2) Petugas surat tidak menggunakan buku ekspedisi pada saat pendistribusian surat, (3) Tidak ada pencatatan surat keluar pada buku agenda, (4) kurangnya jumlah personil atau sumber daya manusia dalam pengelolaan surat; (5) terbatasnya peralatan penyimpanan surat atau dokumen terutama Filing Cabinet; (6) terbatasnya ruang penyimpanan surat sehingga bertambahnya volume surat secara terus menerus mengakibatkan tempat dan peralatan penyimpanan yang tersedia tidak dapat menampung surat; (7) belum tercukupinya sarana ruang kantor yang memadai. Cara mengatasi masalah dalam pengelolaan surat masuk dan surat keluar yaitu : (1) penambahan ruang penyimpanan surat bagi Unit kerja Corporate Secretary, (2) penambahan jumlah fasilitas penyimpanan surat yaitu Filing Cabinet, (3) memberikan pelatihan khusus pengelolaan surat masuk dan surat keluar kepada pegawai di unit kerja Corporate Secretary. Kata kunci : Surat, Pengelolaan, Surat Masuk dan Surat Kelua

Nihayati, Tri Bhekti - One of the best experts on this subject based on the ideXlab platform.

  • ANALISIS METODE PEMBERKASAN ARSIP DINAMIS AKTIF DI BAGIAN UMUM DAN KEPEGAWAIAN BADAN ARSIP DAN PERPUSTAKAAN PROVINSI JAWA TENGAH
    2016
    Co-Authors: Nihayati, Tri Bhekti
    Abstract:

    Skripsi ini berfokus pada pemberkasan dalam kegiatan kearsipan, yang sangat berperan penting dalam memudahkan temu kembali arsip pada Badan Arsip dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui metode pemberkasan arsip dinamis aktif, prosedur temu kembali serta kendala dalam pemberkasan arsip dinamis aktif. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Informan dalam penelitian ini terdiri atas tiga informan, yaitu arsiparis , calon arsiparis dan satu informan kunci yag menjabat sebagai kepala Bagian Umum dan Kepegawaian BARPUS Jateng. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan analisis data menurut Haris Herdiansyah, yaitu terdiri atas pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pemberkasan yang digunakan di Bagian Umum dan Kepegawaian Badan Arsip dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah yaitu dengan metode klasifikasi. Arsip diberkaskan berdasarkan nomor klasifikasi yang didalamnya terdapat keterangan subjek untuk memudahkan dalam penempatan dan pengambilan arsip. Pencarian arsip sudah menggunakan elektronik namun untuk pengambilan arsipnya masih dengan cara manual mengambil di Filing Cabinet. Prosedur pemberkasan arsip dimulai dari pengecekan surat, pemberian kode klasifikasi sementara serta input data ke komputer, disposisi surat oleh pimpinan, setelah didisposisi, pengecekan kode klasifikasi, lalu dilakukan penyimpanan. Kendala yang dialami dalam pemberkasan arsip di Badan Arsip dan Perpustakaan Jawa Tengah yaitu kurangnya filling Cabinet serta kurangnya sumber daya manusia dalam menangani arsip

Ati S. - One of the best experts on this subject based on the ideXlab platform.

  • Analisis Metode Pemberkasan Arsip Dinamis Aktif di Bagian Umum dan Kepegawaian Badan Arsip dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah
    Diponegoro University, 2016
    Co-Authors: Nihayati T. B., Ati S.
    Abstract:

    Skripsi ini berfokus pada pemberkasan dalam kegiatan kearsipan, yang sangat berperan penting dalam memudahkan temu kembali arsip pada Badan Arsip dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui metode pemberkasan arsip dinamis aktif, prosedur temu kembali serta kendala dalam pemberkasan arsip dinamis aktif. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Informan dalam penelitian ini menggunakan tehnik purposive sampling yang terdiri atas tiga informan, yaitu arsiparis , calon arsiparis dan satu informan kunci yag menjabat sebagai kepala Bagian Umum dan Kepegawaian BARPUS Jateng. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan analisis data kualitatif, yaitu terdiri atas pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pemberkasan yang digunakan di Bagian Umum dan Kepegawaian Badan Arsip dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah yaitu dengan metode klasifikasi. Arsip diberkaskan berdasarkan nomor klasifikasi yang didalamnya terdapat keterangan subjek untuk memudahkan dalam penempatan dan pengambilan arsip. Pencarian arsip sudah menggunakan elektronik namun untuk pengambilan arsipnya masih dengan cara manual mengambil di Filing Cabinet. Prosedur pemberkasan arsip dimulai dari pengecekan surat, pemberian kode klasifikasi sementara serta input data ke komputer, disposisi surat oleh pimpinan, setelah didisposisi, pengecekan kode klasifikasi, lalu dilakukan penyimpanan. Kendala yang dialami dalam pemberkasan arsip di Badan Arsip dan Perpustakaan Jawa Tengah yaitu kurangnya filling Cabinet serta kurangnya sumber daya manusia dalam menangani arsip