The Experts below are selected from a list of 4374 Experts worldwide ranked by ideXlab platform

Dewa Ketut Surya Pramana - One of the best experts on this subject based on the ideXlab platform.

  • Studi Analisis Struktur Living Quarter Pada Floating Production System di Perairan Lepas Pantai Indonesia
    Rekayasa Sipil, 2018
    Co-Authors: Dewa Ketut Surya Pramana, Siti Nurlina, Indra Waluyohadi, M. Taufik Hidayat
    Abstract:

    Offshore Unit is one of vital infrastructure in gas and oil Production. There are many kind of offshore structure which use in gas and oil industry, one of it is a Floating Production System. Floating Production System is System where a modified tanker ship uses by the company of gas and oil to process hydrocarbon, nature gas, and oil. Technically FPS is a tanker ship that produce gas and oil nut can not storage directly while producting, that’s why there must be another storage ship while the tanker ship producing. In this living quarter structure analysis constitute on structure analysis in transportation condition. In this living quarter structure analysis utilize SAP2000 V.19 software which obtain bigest moment, shear, and axial from 8 different wave direction that accepted by the ship’s hull. Output software analysis and manual analysis shown that main steel structure of living quarter capable hold the loads that applied, which is structure load, dead and live load, wind load, and acceleration load.

  • analisis struktur living quarter saat kondisi transportasi pada Floating Production System di perairan lepas pantai indonesia
    Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Universitas Brawijaya, 2017
    Co-Authors: Dewa Ketut Surya Pramana, Sugeng P Budio, Eva Arifi
    Abstract:

    Offshore Unit merupakan salah satu infrastruktur vital dalam memproduksi minyak mentah dan gas alam tersebut. Berbagai macam struktur offshore yang digunakan dikalangan industri perminyakan dan gas, salah satunya adalah Floating Production System. Floating Production System adalah suatu sistem dari sebuah kapal terapung yang digunakan oleh industri minyak dan gas lepas pantai untuk produksi dan pengolahan hidrokarbon, gas alam, dan minyak mentah. Secara teknis FPS merupakan kapal tanker yang memproduksi minya mentah dan gas alam namum tidak dapat menyimpan langsung hasil produksi tersebut, maka dari itu terdapat kapal penyimpanan lainnya saat produksi tersebut berjalan. Pada analisis struktur living quarter ini merupakan analisis pada struktur saat kondisi transportasi. Dalam analisis struktur living quarter ini menggunakan software SAP2000 V.19 yang menghasilkan output berupa momen, gaya geser, dan aksial yang terbesar dari 8 kondisi arah gelombang ombak yang diterima lambung kapal. Output analisis software dan analisis manual baja menunjukan struktur baja utama living quarter mampu menahan beban – beban yang bekerja, baik itu beban berat sendiri struktur, beban mati dan hidup, beban angin, dan beban akibat pergerakan kapal. Kata kunci: analisis struktur, living quarter , Floating Production System, kondisi transportasi.

V J Wright - One of the best experts on this subject based on the ideXlab platform.

  • Wave feedforward control of Floating Production Systems
    Control Engineering Practice, 1995
    Co-Authors: B T Linfoot, V J Wright
    Abstract:

    Abstract Wave basin tests have been conducted on a 129,600t turret-moored Floating Production System with wave feedforward control in long-crested and directional seas between 7m and 13.5m significant wave height. Strategies for generating real-time signals of wave drift processes either from vessel motions or directly from wave probes, and the integration of these signals into self-tuning and modified LQG control System, are described. The results indicate that adaptive control algorithms incorporating signals either from direct wave measurement or derived from the vessel's wave-frequency motions, can reduce the low-frequency motions of the System in both short- and long-crested seas.

  • THE PERFORMANCE OF WAVE FEEDFORWARD CONTROLLERS IN SHORT-CRESTED SEAS
    1994
    Co-Authors: B T Linfoot, V J Wright
    Abstract:

    Wave basin tests on a 129,600t turret-moored Floating Production System show that dynamic positioning Systems incorporating direct and indirect wave feedforward, with an adaptive algorithm, can produce improved station keeping in both long- and short-crested seas between 7m and 13.5m significant wave height.

Eva Arifi - One of the best experts on this subject based on the ideXlab platform.

  • analisis struktur living quarter saat kondisi transportasi pada Floating Production System di perairan lepas pantai indonesia
    Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Universitas Brawijaya, 2017
    Co-Authors: Dewa Ketut Surya Pramana, Sugeng P Budio, Eva Arifi
    Abstract:

    Offshore Unit merupakan salah satu infrastruktur vital dalam memproduksi minyak mentah dan gas alam tersebut. Berbagai macam struktur offshore yang digunakan dikalangan industri perminyakan dan gas, salah satunya adalah Floating Production System. Floating Production System adalah suatu sistem dari sebuah kapal terapung yang digunakan oleh industri minyak dan gas lepas pantai untuk produksi dan pengolahan hidrokarbon, gas alam, dan minyak mentah. Secara teknis FPS merupakan kapal tanker yang memproduksi minya mentah dan gas alam namum tidak dapat menyimpan langsung hasil produksi tersebut, maka dari itu terdapat kapal penyimpanan lainnya saat produksi tersebut berjalan. Pada analisis struktur living quarter ini merupakan analisis pada struktur saat kondisi transportasi. Dalam analisis struktur living quarter ini menggunakan software SAP2000 V.19 yang menghasilkan output berupa momen, gaya geser, dan aksial yang terbesar dari 8 kondisi arah gelombang ombak yang diterima lambung kapal. Output analisis software dan analisis manual baja menunjukan struktur baja utama living quarter mampu menahan beban – beban yang bekerja, baik itu beban berat sendiri struktur, beban mati dan hidup, beban angin, dan beban akibat pergerakan kapal. Kata kunci: analisis struktur, living quarter , Floating Production System, kondisi transportasi.

Sugeng P Budio - One of the best experts on this subject based on the ideXlab platform.

  • analisis struktur living quarter saat kondisi transportasi pada Floating Production System di perairan lepas pantai indonesia
    Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Universitas Brawijaya, 2017
    Co-Authors: Dewa Ketut Surya Pramana, Sugeng P Budio, Eva Arifi
    Abstract:

    Offshore Unit merupakan salah satu infrastruktur vital dalam memproduksi minyak mentah dan gas alam tersebut. Berbagai macam struktur offshore yang digunakan dikalangan industri perminyakan dan gas, salah satunya adalah Floating Production System. Floating Production System adalah suatu sistem dari sebuah kapal terapung yang digunakan oleh industri minyak dan gas lepas pantai untuk produksi dan pengolahan hidrokarbon, gas alam, dan minyak mentah. Secara teknis FPS merupakan kapal tanker yang memproduksi minya mentah dan gas alam namum tidak dapat menyimpan langsung hasil produksi tersebut, maka dari itu terdapat kapal penyimpanan lainnya saat produksi tersebut berjalan. Pada analisis struktur living quarter ini merupakan analisis pada struktur saat kondisi transportasi. Dalam analisis struktur living quarter ini menggunakan software SAP2000 V.19 yang menghasilkan output berupa momen, gaya geser, dan aksial yang terbesar dari 8 kondisi arah gelombang ombak yang diterima lambung kapal. Output analisis software dan analisis manual baja menunjukan struktur baja utama living quarter mampu menahan beban – beban yang bekerja, baik itu beban berat sendiri struktur, beban mati dan hidup, beban angin, dan beban akibat pergerakan kapal. Kata kunci: analisis struktur, living quarter , Floating Production System, kondisi transportasi.

  • analisis modul produksi saat kondisi transportasi pada Floating Production System di perairan lepas pantai indonesia
    Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Universitas Brawijaya, 2016
    Co-Authors: Bayu Adiprasyad Muftie, Sugeng P Budio, Ming Narto Wijaya
    Abstract:

    Melihat kondisi pada saat ini dimana konsumsi minyak bumi dunia yang cukup besar, maka penyediaan minyak bumi harus terus dioptimalkan, terutama dalam hal efisiensi operasional yang dapat mengurangi biaya maupun waktu produksi. Dalam hal proses produksi, banyak kegiatan produksi yang bisa diefisiensikan, beberapa hal yang bisa diupayakan yaitu membuat dimensi kapal yang lebih ringkas dan mengurangi waktu pengangkatan ( lifting ).Dalam hal ini konfigurasi modul harus direncanakan ulang sehingga dibutuhkan analisis kembali terhadap struktur baja elemen utama modul. Analisis yang dibahas merupakan analisis struktur modul saat kondisi transportasi untuk mengetahui kinerja struktur modul apabila struktur dikonfigurasi ulang akibat penyatuan beberapa struktur modul pada saat kondisi kapal berjalan. Dalam analisis digunakan software SAP2000 V.18 yang menghasilkan output berupa momen, gaya geser, dan aksial yang terbesar dari 8 kondisi arah pembebanan yang selanjutnya data tersebut digunakan sebagai angka yang dianalisis dengan manual AISC. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur baja pada elemen utama modul kuat menahan beban-beban yang bekerja yaitu kombinasi beban berat sendiri struktur, beban benda produksi, beban angin, serta beban akibat pergerakan kapal. Kata kunci: analisis struktur, modul produksi, Floating Production System, kondisi transportasi.

Kostas F. Lambrakos - One of the best experts on this subject based on the ideXlab platform.

  • Time Domain VIV Prediction for Top Tensioned Risers
    29th International Conference on Ocean Offshore and Arctic Engineering: Volume 6, 2010
    Co-Authors: Yongming Cheng, Roger W. Burke, Kostas F. Lambrakos, Paul Stanton
    Abstract:

    Top Tensioned Risers (TTRs) have been widely used with Floating Production Systems such as Spars and TLPs in deepwater field developments. A TTR System provides direct access to subsea wells from a Floating platform for drilling, workover, and completion operations. It is often subjected to Vortex-Induced Vibration (VIV) caused by ambient ocean currents or vessel motions. This paper investigates time domain VIV prediction for TTRs used in a typical Spar Floating Production System. A typical TTR has strong nonlinear and time-varying dynamic characteristics. The existing gaps between the riser and keel guide and between riser top centralizers and the supporting conductor result in intermittent VIV behaviors of the riser. In addition, hydraulic tensioners are widely used to provide tension to a TTR. The tension from tensioners varies with the riser’s dynamic response especially in the vertical direction. The time domain approach, which has been benchmarked and published in about ten technical papers, is thus more appropriate to predict TTRs’ VIV performance than a frequency domain method. This paper first introduces a typical TTR structure and then presents the analysis methodology and features of the time domain VIV prediction program ABAVIV. An example TTR is used to illustrate intermittent VIV behaviors such as top tension, interaction load at the keel guide, and VIV response at the location of top centralizers. This paper further studies the sensitivity of the VIV response to different current profiles. It finally uses the time domain approach to analyze the VIV response of the riser with its boundary conditions fixed and compares the results with those from a frequency domain program. A conclusion is finally drawn about the use of time domain VIV prediction for Spar TTRs.Copyright © 2010 by ASME

  • Time Domain VIV Analysis of a Free Standing Hybrid Riser
    Volume 5: Polar and Arctic Sciences and Technology; CFD and VIV, 2009
    Co-Authors: Yongming Cheng, Roger W. Burke, Jaap De Wilde, Kostas F. Lambrakos
    Abstract:

    A free standing hybrid riser (FSHR) is a proven solution for deepwater Floating Production Systems. In this System, a submerged buoyancy can supports and tensions a vertical riser. The riser top is connected to a Floating Production System through a flexible jumper. The FSHR has been used in West Africa and Brazil and will be put into application in the Gulf of Mexico. Experimental and analytical efforts are continuing to better understand the vortex-induced vibration (VIV) response of this riser System. This paper presents a comparison of experimental and numerical results of the VIV response of a FSHR. The analysis is performed with a time domain VIV code ABAVIV, which uses the finite element software package ABAQUS to calculate the response from the VIV forcing. Unlike frequency domain VIV codes, ABAVIV captures structural nonlinearities and the transient nature of the VIV phenomenon. Comparisons between numerical and experimental results for buoyancy can VIV response and loading at the bottom of the riser are presented and show generally good agreement. The relative contributions of buoyancy can and riser VIV to the overall System response are investigated. The paper will also include calculated VIV response from frequency domain methods.Copyright © 2009 by ASME