The Experts below are selected from a list of 855 Experts worldwide ranked by ideXlab platform
Wisnu Wardhana - One of the best experts on this subject based on the ideXlab platform.
-
evaluasi unjuk kerja crane barge kgm 23 pada saat operasi pengangkatan dan pemasangan boom burner di lokasi peciko field platform mwp b total e p indonesie
Jurnal Teknik ITS, 2012Co-Authors: Adelia Viviany Suwarsono, Imam Rochani, Wisnu WardhanaAbstract:Crane Barge merupakan sebuah kapal bisa disebut dengan pontoon yang memiliki crane diatasnya, biasa digunakan untuk menunjang kegiatan kerja pengeboran gas dan minyak bumi seperti dredging , lifting, protection pile removal, installasi Pin Connector dan installasi boom burner . Tugas akhir ini menganalisa stabilitas statis dan dinamis dengan mencari tinggi gelombang maksimal yang diizinkan menurut standar yang digunakan dibantu oleh software MOSES dibagi dalam tiga kondisi, yaitu 10% consummables , 50% consummables , dan 100% consummables . Stabilitas yang dihasilkan crane barge untuk setiap kondisi menunjukkan angka stabilitas yang baik sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Untuk gerakan maksimum yang dihasilkan yang memenuhi standar Total E&P Indonesie Lifting Operation pada kondisi 10% Consummables , yaitu untuk heading 0° dan 180°, tinggi gelombang yang diizinkan sebesar 1.53 m, heading 45°,135°,225°, dan 315° tinggi gelombang sebesar 1.37 m, sedangkan untuk heading 90° dan 270° tinggi gelombang sebesar 0,83 m. Sedangkan untuk gerakan maksimum pada kondisi 50% Consummables , yaitu untuk heading 0° dan 180°, tinggi gelombang yang diizinkan sebesar 1.62 m, heading 45°,135°,225°, dan 315° tinggi gelombang sebesar 1.40 m, sedangkan untuk heading 90° dan 270° tinggi gelombang sebesar 0,90 m. Gerakan yang diperoleh untuk roll dan pitch dapat dikatakan aman pada tinggi gelombang yang telah didapatkan untuk masing-masing arah dan kondisinya karena masih memenuhi standar yang ditetapkan sehingga operasi pengangkatan dan pemasangan boom burner pada platform MWP-B Peciko Field Total E&P Indonesie dapat dilaksanakan dengan baik.
-
Evaluasi Unjuk Kerja Crane Barge KGM-23 Pada Saat Operasi Pengangkatan dan Pemasangan Boom Burner di Lokasi Peciko Field Platform MWP-B Total E&P Indonesié
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), 2012Co-Authors: Adelia Viviany Suwarsono, Imam Rochani, Wisnu WardhanaAbstract:Crane Barge merupakan sebuah kapal bisa disebut dengan pontoon yang memiliki crane diatasnya, biasa digunakan untuk menunjang kegiatan kerja pengeboran gas dan minyak bumi seperti dredging, lifting, protection pile removal, installasi Pin Connector dan installasi boom burner. Tugas akhir ini menganalisa stabilitas statis dan dinamis dengan mencari tinggi gelombang maksimal yang diizinkan menurut standar yang digunakan dibantu oleh software MOSES dibagi dalam tiga kondisi, yaitu 10% consummables, 50% consummables, dan 100% consummables. Stabilitas yang dihasilkan crane barge untuk setiap kondisi menunjukkan angka stabilitas yang baik sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Untuk gerakan maksimum yang dihasilkan yang memenuhi standar Total E&P Indonesié Lifting Operation pada kondisi 10% Consummables, yaitu untuk heading 0° dan 180°, tinggi gelombang yang diizinkan sebesar 1.53 m, heading 45°,135°,225°, dan 315° tinggi gelombang sebesar 1.37 m, sedangkan untuk heading 90° dan 270° tinggi gelombang sebesar 0,83 m. Sedangkan untuk gerakan maksimum pada kondisi 50% Consummables, yaitu untuk heading 0° dan 180°, tinggi gelombang yang diizinkan sebesar 1.62 m, heading 45°,135°,225°, dan 315° tinggi gelombang sebesar 1.40 m, sedangkan untuk heading 90° dan 270° tinggi gelombang sebesar 0,90 m. Gerakan yang diperoleh untuk roll dan pitch dapat dikatakan aman pada tinggi gelombang yang telah didapatkan untuk masing-masing arah dan kondisinya karena masih memenuhi standar yang ditetapkan sehingga operasi pengangkatan dan pemasangan boom burner pada platform MWP-B Peciko Field Total E&P Indonesié dapat dilaksanakan dengan baik
Adelia Viviany Suwarsono - One of the best experts on this subject based on the ideXlab platform.
-
evaluasi unjuk kerja crane barge kgm 23 pada saat operasi pengangkatan dan pemasangan boom burner di lokasi peciko field platform mwp b total e p indonesie
Jurnal Teknik ITS, 2012Co-Authors: Adelia Viviany Suwarsono, Imam Rochani, Wisnu WardhanaAbstract:Crane Barge merupakan sebuah kapal bisa disebut dengan pontoon yang memiliki crane diatasnya, biasa digunakan untuk menunjang kegiatan kerja pengeboran gas dan minyak bumi seperti dredging , lifting, protection pile removal, installasi Pin Connector dan installasi boom burner . Tugas akhir ini menganalisa stabilitas statis dan dinamis dengan mencari tinggi gelombang maksimal yang diizinkan menurut standar yang digunakan dibantu oleh software MOSES dibagi dalam tiga kondisi, yaitu 10% consummables , 50% consummables , dan 100% consummables . Stabilitas yang dihasilkan crane barge untuk setiap kondisi menunjukkan angka stabilitas yang baik sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Untuk gerakan maksimum yang dihasilkan yang memenuhi standar Total E&P Indonesie Lifting Operation pada kondisi 10% Consummables , yaitu untuk heading 0° dan 180°, tinggi gelombang yang diizinkan sebesar 1.53 m, heading 45°,135°,225°, dan 315° tinggi gelombang sebesar 1.37 m, sedangkan untuk heading 90° dan 270° tinggi gelombang sebesar 0,83 m. Sedangkan untuk gerakan maksimum pada kondisi 50% Consummables , yaitu untuk heading 0° dan 180°, tinggi gelombang yang diizinkan sebesar 1.62 m, heading 45°,135°,225°, dan 315° tinggi gelombang sebesar 1.40 m, sedangkan untuk heading 90° dan 270° tinggi gelombang sebesar 0,90 m. Gerakan yang diperoleh untuk roll dan pitch dapat dikatakan aman pada tinggi gelombang yang telah didapatkan untuk masing-masing arah dan kondisinya karena masih memenuhi standar yang ditetapkan sehingga operasi pengangkatan dan pemasangan boom burner pada platform MWP-B Peciko Field Total E&P Indonesie dapat dilaksanakan dengan baik.
-
Evaluasi Unjuk Kerja Crane Barge KGM-23 Pada Saat Operasi Pengangkatan dan Pemasangan Boom Burner di Lokasi Peciko Field Platform MWP-B Total E&P Indonesié
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), 2012Co-Authors: Adelia Viviany Suwarsono, Imam Rochani, Wisnu WardhanaAbstract:Crane Barge merupakan sebuah kapal bisa disebut dengan pontoon yang memiliki crane diatasnya, biasa digunakan untuk menunjang kegiatan kerja pengeboran gas dan minyak bumi seperti dredging, lifting, protection pile removal, installasi Pin Connector dan installasi boom burner. Tugas akhir ini menganalisa stabilitas statis dan dinamis dengan mencari tinggi gelombang maksimal yang diizinkan menurut standar yang digunakan dibantu oleh software MOSES dibagi dalam tiga kondisi, yaitu 10% consummables, 50% consummables, dan 100% consummables. Stabilitas yang dihasilkan crane barge untuk setiap kondisi menunjukkan angka stabilitas yang baik sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Untuk gerakan maksimum yang dihasilkan yang memenuhi standar Total E&P Indonesié Lifting Operation pada kondisi 10% Consummables, yaitu untuk heading 0° dan 180°, tinggi gelombang yang diizinkan sebesar 1.53 m, heading 45°,135°,225°, dan 315° tinggi gelombang sebesar 1.37 m, sedangkan untuk heading 90° dan 270° tinggi gelombang sebesar 0,83 m. Sedangkan untuk gerakan maksimum pada kondisi 50% Consummables, yaitu untuk heading 0° dan 180°, tinggi gelombang yang diizinkan sebesar 1.62 m, heading 45°,135°,225°, dan 315° tinggi gelombang sebesar 1.40 m, sedangkan untuk heading 90° dan 270° tinggi gelombang sebesar 0,90 m. Gerakan yang diperoleh untuk roll dan pitch dapat dikatakan aman pada tinggi gelombang yang telah didapatkan untuk masing-masing arah dan kondisinya karena masih memenuhi standar yang ditetapkan sehingga operasi pengangkatan dan pemasangan boom burner pada platform MWP-B Peciko Field Total E&P Indonesié dapat dilaksanakan dengan baik
Imam Rochani - One of the best experts on this subject based on the ideXlab platform.
-
evaluasi unjuk kerja crane barge kgm 23 pada saat operasi pengangkatan dan pemasangan boom burner di lokasi peciko field platform mwp b total e p indonesie
Jurnal Teknik ITS, 2012Co-Authors: Adelia Viviany Suwarsono, Imam Rochani, Wisnu WardhanaAbstract:Crane Barge merupakan sebuah kapal bisa disebut dengan pontoon yang memiliki crane diatasnya, biasa digunakan untuk menunjang kegiatan kerja pengeboran gas dan minyak bumi seperti dredging , lifting, protection pile removal, installasi Pin Connector dan installasi boom burner . Tugas akhir ini menganalisa stabilitas statis dan dinamis dengan mencari tinggi gelombang maksimal yang diizinkan menurut standar yang digunakan dibantu oleh software MOSES dibagi dalam tiga kondisi, yaitu 10% consummables , 50% consummables , dan 100% consummables . Stabilitas yang dihasilkan crane barge untuk setiap kondisi menunjukkan angka stabilitas yang baik sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Untuk gerakan maksimum yang dihasilkan yang memenuhi standar Total E&P Indonesie Lifting Operation pada kondisi 10% Consummables , yaitu untuk heading 0° dan 180°, tinggi gelombang yang diizinkan sebesar 1.53 m, heading 45°,135°,225°, dan 315° tinggi gelombang sebesar 1.37 m, sedangkan untuk heading 90° dan 270° tinggi gelombang sebesar 0,83 m. Sedangkan untuk gerakan maksimum pada kondisi 50% Consummables , yaitu untuk heading 0° dan 180°, tinggi gelombang yang diizinkan sebesar 1.62 m, heading 45°,135°,225°, dan 315° tinggi gelombang sebesar 1.40 m, sedangkan untuk heading 90° dan 270° tinggi gelombang sebesar 0,90 m. Gerakan yang diperoleh untuk roll dan pitch dapat dikatakan aman pada tinggi gelombang yang telah didapatkan untuk masing-masing arah dan kondisinya karena masih memenuhi standar yang ditetapkan sehingga operasi pengangkatan dan pemasangan boom burner pada platform MWP-B Peciko Field Total E&P Indonesie dapat dilaksanakan dengan baik.
-
Evaluasi Unjuk Kerja Crane Barge KGM-23 Pada Saat Operasi Pengangkatan dan Pemasangan Boom Burner di Lokasi Peciko Field Platform MWP-B Total E&P Indonesié
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), 2012Co-Authors: Adelia Viviany Suwarsono, Imam Rochani, Wisnu WardhanaAbstract:Crane Barge merupakan sebuah kapal bisa disebut dengan pontoon yang memiliki crane diatasnya, biasa digunakan untuk menunjang kegiatan kerja pengeboran gas dan minyak bumi seperti dredging, lifting, protection pile removal, installasi Pin Connector dan installasi boom burner. Tugas akhir ini menganalisa stabilitas statis dan dinamis dengan mencari tinggi gelombang maksimal yang diizinkan menurut standar yang digunakan dibantu oleh software MOSES dibagi dalam tiga kondisi, yaitu 10% consummables, 50% consummables, dan 100% consummables. Stabilitas yang dihasilkan crane barge untuk setiap kondisi menunjukkan angka stabilitas yang baik sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Untuk gerakan maksimum yang dihasilkan yang memenuhi standar Total E&P Indonesié Lifting Operation pada kondisi 10% Consummables, yaitu untuk heading 0° dan 180°, tinggi gelombang yang diizinkan sebesar 1.53 m, heading 45°,135°,225°, dan 315° tinggi gelombang sebesar 1.37 m, sedangkan untuk heading 90° dan 270° tinggi gelombang sebesar 0,83 m. Sedangkan untuk gerakan maksimum pada kondisi 50% Consummables, yaitu untuk heading 0° dan 180°, tinggi gelombang yang diizinkan sebesar 1.62 m, heading 45°,135°,225°, dan 315° tinggi gelombang sebesar 1.40 m, sedangkan untuk heading 90° dan 270° tinggi gelombang sebesar 0,90 m. Gerakan yang diperoleh untuk roll dan pitch dapat dikatakan aman pada tinggi gelombang yang telah didapatkan untuk masing-masing arah dan kondisinya karena masih memenuhi standar yang ditetapkan sehingga operasi pengangkatan dan pemasangan boom burner pada platform MWP-B Peciko Field Total E&P Indonesié dapat dilaksanakan dengan baik
Patrick Baudisch - One of the best experts on this subject based on the ideXlab platform.
-
Modular and Deformable Touch-Sensitive Surfaces Based on Time Domain Reflectometry
2012Co-Authors: Raphael Wimmer, Patrick BaudischAbstract:Time domain reflectometry, a technique originally used in diagnosing cable faults, can also locate where a cable is being touched. In this paper, we explore how to extend time domain reflectometry in order to touch-enable thin, modular, and deformable surfaces and devices. We demonstrate how to use this approach to make smart clothing and to rapid prototype touch sensitive objects of arbitrary shape. To accomplish this, we extend time domain reflectometry in three ways: (1) Thin: We demonstrate how to run time domain reflectometry on a single wire. This allows us to touch-enable thin metal objects, such as guitar strings. (2) Modularity: We present a two-Pin Connector system that allows users to daisy chain touch-sensitive segments. We illustrate these enhancements with 13 prototypes and a series of performance measurements. (3) Deformability: We create deformable touch devices by mounting stretchable wire patterns onto elastic tape and meshes. We present selected performance measurements. ACM Classification: H5.2 [Information interfaces an
-
Modular and deformable touch-sensitive surfaces based on time domain reflectometry
Proceedings of the 24th annual ACM symposium on User interface software and technology - UIST '11, 2011Co-Authors: Raphael Wimmer, Patrick BaudischAbstract:Time domain reflectometry, a technique originally used in diagnosing cable faults, can also locate where a cable is being touched. In this paper, we explore how to extend time domain reflectometry in order to touch-enable thin, modular, and deformable surfaces and devices. We demonstrate how to use this approach to make smart clothing and to rapid prototype touch-sensitive objects of arbitrary shape. To accomplish this, we extend time domain reflectometry in three ways: (1) Thin: We demonstrate how to run time domain reflectometry on a single wire. This allows us to touch-enable thin metal objects, such as guitar strings. (2) Modularity: We present a two-Pin Connector system that allows users to daisy chain touch-sensitive segments. We illustrate these enhancements with 13 prototypes and a series of performance measurements. (3) Deformability: We create deformable touch devices by mounting stretch-able wire patterns onto elastic tape and meshes. We present selected performance measurements.
Raphael Wimmer - One of the best experts on this subject based on the ideXlab platform.
-
Modular and Deformable Touch-Sensitive Surfaces Based on Time Domain Reflectometry
2012Co-Authors: Raphael Wimmer, Patrick BaudischAbstract:Time domain reflectometry, a technique originally used in diagnosing cable faults, can also locate where a cable is being touched. In this paper, we explore how to extend time domain reflectometry in order to touch-enable thin, modular, and deformable surfaces and devices. We demonstrate how to use this approach to make smart clothing and to rapid prototype touch sensitive objects of arbitrary shape. To accomplish this, we extend time domain reflectometry in three ways: (1) Thin: We demonstrate how to run time domain reflectometry on a single wire. This allows us to touch-enable thin metal objects, such as guitar strings. (2) Modularity: We present a two-Pin Connector system that allows users to daisy chain touch-sensitive segments. We illustrate these enhancements with 13 prototypes and a series of performance measurements. (3) Deformability: We create deformable touch devices by mounting stretchable wire patterns onto elastic tape and meshes. We present selected performance measurements. ACM Classification: H5.2 [Information interfaces an
-
Modular and deformable touch-sensitive surfaces based on time domain reflectometry
Proceedings of the 24th annual ACM symposium on User interface software and technology - UIST '11, 2011Co-Authors: Raphael Wimmer, Patrick BaudischAbstract:Time domain reflectometry, a technique originally used in diagnosing cable faults, can also locate where a cable is being touched. In this paper, we explore how to extend time domain reflectometry in order to touch-enable thin, modular, and deformable surfaces and devices. We demonstrate how to use this approach to make smart clothing and to rapid prototype touch-sensitive objects of arbitrary shape. To accomplish this, we extend time domain reflectometry in three ways: (1) Thin: We demonstrate how to run time domain reflectometry on a single wire. This allows us to touch-enable thin metal objects, such as guitar strings. (2) Modularity: We present a two-Pin Connector system that allows users to daisy chain touch-sensitive segments. We illustrate these enhancements with 13 prototypes and a series of performance measurements. (3) Deformability: We create deformable touch devices by mounting stretch-able wire patterns onto elastic tape and meshes. We present selected performance measurements.