The Experts below are selected from a list of 78 Experts worldwide ranked by ideXlab platform

Silviana Setyaningsih - One of the best experts on this subject based on the ideXlab platform.

  • ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. M UMUR 31 TAHUN DI PUSKESMAS 1 SOKARAJA KABUPATEN BANYUMAS
    D III Kebidanan Purwokerto, 2019
    Co-Authors: Silviana Setyaningsih
    Abstract:

    Poltekkes Kemenkes SemarangProgram Studi Diploma III Kebidanan Purwokerto2019ABSTRAK Silviana Setyaningsih1, Vina Nurul Utami2Asuhan Kebidanan Komprehensif pad any. M umur 31 Tahun di Puskesmas I Sokaraja Kabupaten Banyumas150 hal +27 tabel + 15 lampiran Menurut WHO, AKI dan AKB di dunia masih terbilng tinggi. AKI dan AKB merupakan indikator derajat kesehatan dan keberhasilan pembangunan sector kesehatan. Menurut Kemenkes 2017, AKI dan AKB terus mengalami penurunan. Di Indonesia, pada tahun 2017 AKI sejumlah 1.712 kasus dan AKB sejumlah 10.294 kasus. Penulis memiliki tujuan mampu melaksanakan asuhan kebidanan komprehensif mulai dari hamil trimester III sampai dengan nifas dan KB. Penulisan Laporan Tugas Akhir ini dalam bentuk studi kasus dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan 7 langkah Varney dan catatan perkembangan dalam bentuk SOAP. Hasil studi kasus diperoleh diagnosa G1P0A0 usia kehamilan 37+2 minggu kehamilan fisiologis, persalinan fisiologis diikuti dengan nifas fisiologis dan bayi baru lahir fisiologis. Kesenjangan dapat ditemukan pada kehamilan yaitu kenaikan BB ibu dalam seminggu terlalu banyak, kunjungan ANC, pemberian suplemen zat besi, pemeriksaan laboratorium. Pada persalinan di dapat kesenjangan yaitu jarak pemeriksaan dalam, penggunaan APD yang tidak lengkap, penggunaan underpad dan pemakaian Umbilical Cord Clamp, penggunaan air biasa. Pada nifas dan bayi baru lahir tidak di temukan kesenjangan.Kesimpulan dari hasil studi kasus ini yaitu pada penerapan asuhan kebidanan terdapat kesenjangan antara teori dan praktek asuhan yang ada dilahan. Saran bagi lahan untuk tetap melaksanakan asuhan sesuai standar yang telah ditetapkan. Kata kunci: Asuhan Kebidanan Kehamilan, persalinan, Nifas, BBL, KBPustaka: 24 buku dan 6 jurnal (2009 s/d 2017)1: Mahasiswa Prodi DIII Kebidanan Purwokerto2: Pembimbing Prodi DIII Kebidanan Puurwokerto15

  • ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. MUMUR 31 TAHUN DI PUSKESMAS 1 SOKARAJA KABUPATEN BANYUMAS
    D III Kebidanan Purwokerto, 2019
    Co-Authors: Silviana Setyaningsih
    Abstract:

    Poltekkes Kemenkes SemarangProgram Studi Diploma III Kebidanan Purwokerto2019ABSTRAK Silviana Setyaningsih1, Vina Nurul Utami2Asuhan Kebidanan Komprehensif pad any. M umur 31 Tahun di Puskesmas I Sokaraja Kabupaten Banyumas150 hal +27 tabel + 15 lampiran Menurut WHO, AKI dan AKB di dunia masih terbilng tinggi. AKI dan AKB merupakan indikator derajat kesehatan dan keberhasilan pembangunan sector kesehatan. Menurut Kemenkes 2017, AKI dan AKB terus mengalami penurunan. Di Indonesia, pada tahun 2017 AKI sejumlah 1.712 kasus dan AKB sejumlah 10.294 kasus. Penulis memiliki tujuan mampu melaksanakan asuhan kebidanan komprehensif mulai dari hamil trimester III sampai dengan nifas dan KB. Penulisan Laporan Tugas Akhir ini dalam bentuk studi kasus dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan 7 langkah Varney dan catatan perkembangan dalam bentuk SOAP. Hasil studi kasus diperoleh diagnosa G1P0A0 usia kehamilan 37+2 minggu kehamilan fisiologis, persalinan fisiologis diikuti dengan nifas fisiologis dan bayi baru lahir fisiologis. Kesenjangan dapat ditemukan pada kehamilan yaitu kenaikan BB ibu dalam seminggu terlalu banyak, kunjungan ANC, pemberian suplemen zat besi, pemeriksaan laboratorium. Pada persalinan di dapat kesenjangan yaitu jarak pemeriksaan dalam, penggunaan APD yang tidak lengkap, penggunaan underpad dan pemakaian Umbilical Cord Clamp, penggunaan air biasa. Pada nifas dan bayi baru lahir tidak di temukan kesenjangan.Kesimpulan dari hasil studi kasus ini yaitu pada penerapan asuhan kebidanan terdapat kesenjangan antara teori dan praktek asuhan yang ada dilahan. Saran bagi lahan untuk tetap melaksanakan asuhan sesuai standar yang telah ditetapkan. Kata kunci: Asuhan Kebidanan Kehamilan, persalinan, Nifas, BBL, KBPustaka: 24 buku dan 6 jurnal (2009 s/d 2017)1: Mahasiswa Prodi DIII Kebidanan Purwokerto2: Pembimbing Prodi DIII Kebidanan Puurwokerto15

Mohammad Alavi Mogadam - One of the best experts on this subject based on the ideXlab platform.

  • effect of timing of Umbilical Cord Clamp on newborns iron status and its relation to delivery type
    Archives of Iranian Medicine, 2010
    Co-Authors: Fariba Shirvani, Mitra Radfar, Mojgan Hashemieh, Mohamad Hossein Soltanzadeh, Hossein Khaledi, Mohammad Alavi Mogadam
    Abstract:

    Objective: This study was conducted to evaluate the hematological effects of Umbilical Cord Clamp timing and delivery type in term infants 48 hours after birth in Imam Hossein Hospital, Tehran, Iran. Method: From Oct 2007 – March 2008, 100 mother-infant eligible pairs were selected and divided by Cord Clamp timing (�15 s and >15 s) for hematologic value determination between the two groups. Data analysis was performed with SPSS for Windows statistical package (version 13). Results: Maternal hematological status was assessed upon admission to the delivery room. A total of 100 mother-infant pairs were divided into two groups: delayed Cord Clamp time within 15 s (n=70) or early Cord Clamp time [15 s after delivery (n=30)]. The groups had similar demographic and biomedical characteristics at baseline. Forty-eight hours after delivery the mean infant hemoglobin (Hgb; 16.08 gm/dL vs. 14.5 gm/dL; P<0.001) and hematocrit (Hct 47.6 vs. 42.8; P<0.001) levels were

  • EFFECT OF TIMING OF Umbilical Cord Clamp ON NEWBORNS’ IRON STATUS AND ITS RELATION TO DELIVERY TYPE
    Archives of Iranian medicine, 2010
    Co-Authors: Fariba Shirvani, Mitra Radfar, Mojgan Hashemieh, Mohamad Hossein Soltanzadeh, Hossein Khaledi, Mohammad Alavi Mogadam
    Abstract:

    Objective: This study was conducted to evaluate the hematological effects of Umbilical Cord Clamp timing and delivery type in term infants 48 hours after birth in Imam Hossein Hospital, Tehran, Iran. Method: From Oct 2007 – March 2008, 100 mother-infant eligible pairs were selected and divided by Cord Clamp timing (�15 s and >15 s) for hematologic value determination between the two groups. Data analysis was performed with SPSS for Windows statistical package (version 13). Results: Maternal hematological status was assessed upon admission to the delivery room. A total of 100 mother-infant pairs were divided into two groups: delayed Cord Clamp time within 15 s (n=70) or early Cord Clamp time [15 s after delivery (n=30)]. The groups had similar demographic and biomedical characteristics at baseline. Forty-eight hours after delivery the mean infant hemoglobin (Hgb; 16.08 gm/dL vs. 14.5 gm/dL; P

Icha Berliana - One of the best experts on this subject based on the ideXlab platform.

  • ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. YUMUR 25 TAHUN DI PUSKESMAS II SOKARAJAKABUPATEN BANYUMAS
    Prodi DIII Kebidanan Purwokerto POLTEKKES KEMENKES SEMARANG, 2018
    Co-Authors: Icha Berliana
    Abstract:

    Poltekkes Kemenkes Semarang Program Studi Diploma III Purwokerto2018ABSTRAKIcha Berliana1, Vina Nurul Utami2Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny. Y Umur 25 tahundi Puskesmas II Sokaraja Kabupaten Banyumas150 halaman+ 21 tabel+15 lampiranBerdasarkan penelitian World Health Organization (WHO) di seluruh dunia, terdapat kematian ibu sebesar 500.000 jiwa per tahun dan kematian bayi khususnya neonatus sebesar 10.000.000 jiwa per tahun. Tujuan penulisan ini penulis menggunakan pendekatan asuhan kebidanan komprehensif dari kehamilan trimester III sampai masa nifas dan pelayanan Keluarga Berencana (KB) Penulisan Laporan Tugas Akhir ini dalam bentuk studi kasus dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan 7 langkah Varney dan catatan perkembangan dalam bentuk SOAP. Hasil studi kasus diperoleh diagnosa G2P1A0 usia kehamilan 37+4 minggu kehamilan fisiologis, persalinan fisiologis diikuti dengan nifas fisiologis dan bayi baru lahir fisiologis. Kesenjangan pada kehamilan ibu tidak melakukan pemeriksaan penunjang Hb, pada persalinan yaitu penggunaan APD yang tidak lengkap, penggunaan underpad dan pemakaian Umbilical Cord Clamp, ibu dibersihkan menggunakan tisu basah. Pada masa nifas dan bayi baru lahir tidak ditemukan kesenjangan. Kesimpulan dari hasil studi kasus ini yaitu pada penerapan asuhan kebidanan komprehensif terdapat beberapa kesenjangan antara teori dan praktik di lahan. Saran bagi bidan untuk tetap melaksanakan asuhan sesuai dengan standar yang telah ditetapkanKata Kunci : Asuhan Kebidanan Kehamilan, Persalinan, Nifas, KB, BBL.Pustaka: 35 Pustaka ( 2006 s/d 2016)1. Mahasiswa Prodi D III Kebidanan Purwokwerto2. Pembimbing Prodi D III Kebidanan PurwokwertoXIII + 150 hl

Aulia Rizqi Ridhani - One of the best experts on this subject based on the ideXlab platform.

  • Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny. N Umur 31 Tahun G2P1A0 di Puskesmas II Sokaraja Kabupaten Banyumas
    Prodi DIII Kebidanan Purwokerto POLTEKKES KEMENKES SEMARANG, 2019
    Co-Authors: Aulia Rizqi Ridhani
    Abstract:

    Poltekkes Kemenkes SemarangProgram Studi Diploma III Kebidanan Purwokerto2019ABSTRAKAulia Rizqi1, Vina Nurul Utami2Asuhan Komprehensif Pada Ny. N Umur 31 Tahun di Puskesmas Sokaraja Kabupaten Banyumas150 halaman + 21 tabel + 14 lampiranAKI di Kabupaten Banyumas pada tahun 2017 yaitu 54,16 per 100.000 KH, sedangkan AKB sebesar 8,43 per 1000 KH. Untuk menekan angka tersebut, Kabupaten Banyumas melaksanakan program OSOC (One Student One Client) yaitu kegiatan pendampingan ibu mulai dinyatakan hamil sampai masa nifas selesa, sehingga mengarah pada pendampingan kesehatan bagi keluarga yang diterapkan pada Program Pendidikan Diploma III Kebidanan Purwokerto untuk mengurangi AKI dan AKB.Penulisan Laporan Tugas Akhir ini dalam bentuk studi kasus dengan menggunakan pendekatan kebidanan 7 langkah varney dan catatan perkembangan dalam bentuk SOAP.Hasil studi kasus ini diperoleh diagnose Ny. A umur 31 tahun usia kehamilan 37 minggu fisiologis, proses persalinan fisiologis, masa nifas fisiologis tidak ada keluhan, dan bayi baru lahir.Kesimpulan dari Laporan Tugas Akhir ini yaitu pada kehamilan tidak ada kesenjangan antara teori dan praktik. Pada persalinan terdapat kesenjangan yaitu pada pemakaian APD yang tidak lengkap, pemeriksaan DJJ tiap 5 menit tidak dilakuka, penggunaan sepertiga kain yang diganti dengan underpad, pengikatan tali pusat menggunakan Umbilical Cord Clamp, dan pemberian imunisasi Hb 0. Pada asuhan kebidanan nifas dan bayi baru lahir .________________________________________Kata kunci: Asuhan Kebidanan Kehamilan, Persalinan, Nifas, BBL, KBPustaka: 31 (2007 s/d2018)152 hl

Wafa Uswatun Minnah - One of the best experts on this subject based on the ideXlab platform.

  • ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.NUMUR 31 TAHUN DI PUSKESMAS II SUMBANG
    Prodi D III Keperawatan Purwokerto, 2019
    Co-Authors: Wafa Uswatun Minnah
    Abstract:

    Poltekkes Kemenkes SemarangProgram Studi Diploma III Kebidanan Purwokerto2019ABSTRAKWafa Uswatun Minnah1, Riza amalia2Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. N umur 31 tahun di Puskesmas Sumbang Kabupaten Banyumas151 halaman + 21 tabel + 14 lampiranAngka Kematian Ibu di kabupaten Banyumas AKI pada tahun pada tahun 2017 sebesar 54,16/100.000 KH, sedangkan Angka Kematian Bayi sebesar 8,43/1000 KH. Untuk menekan angka tersebut, Kabupaten Banyumas melaksanakan program OSOC (One Student One Client) yang diterapkan pada Program Pendidikan Diploma 3 Kebidanan yang diharapkan mampu mengurangi jumlah kematian ibu dan bayi dengan memberikan asuhan komperehensif pada ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas, dan pelayanan KB serta bayi baru lahirPenulisan Laporan Tugas Akhir ini dalam bentuk studi kasus dengan menggunakan pendekatan kebidanan 7 langkah varney dan catatan perkembangan dalam bentuk SOAP.Hasil studi kasus ini diperoleh diagnosa Ny. N umur 31 tahun usia kehamilan 39 minggu fisiologis tidak ada keluhan, proses persalinan fisiologis yang diikuti masa nifas fisiologis tanpa keluhan, dan bayi baru lahir.Kesimpulan dari hasil laporan tugas akhir ini yaitu pada kehamilan tidak terdapat kesenjangan antara teori dan praktik. Pada persalinan didapatkan kesenjangan yaitu pada pemakaian APD hanya memakai celemek dan masker, pemeriksaan DJJ tidak dilakukan setiap uterus relaksasi, penggunaan sepertiga kain yang diganti dengan underpad, dan pengikatan tali pusat menggunakan Umbilical Cord Clamp. Pada asuhan kebidanan nifas dan bayi baru lahir tidak ditemukan kesenjangan antara teori dan praktik.Kata kunci : Asuhan Kebidanan Kehamilan, Persalinan, Nifas, BBL, KBPustaka: 43 (2007 s/d 2018)XV+154 hlm.;Bibl.;ilus;29 cm